Nafsu Makan Meningkat Jangan Senang Dulu, Waspada Hipertiroid

Hipertiroid terjadi ketika kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroksin. Kondisi ini mempercepat metabolisme tubuh yang menyebabkan penurunan berat badan yang tidak direncanakan, dan membuat detak jantung tak teratur. Lantas, apa gejala umum hipertiroid?

Mengutip di situs mayoclinic.org, hipertiroid mampu meniru gejala gangguan kesehatan lainnya, sehingga menyulitkan dokter untuk mendiagnosa. Namun, secara umum hipertiroid dapat ditandai dengan:

1. Penurunan berat badan yang tidak disengaja, bahkan ketika nafsu makan dan asupan makanan tetap sama atau meningkat2. Detak jantung cepat (takikardia), biasanya lebih dari 100 detak per menit.3. Detak jantung tidak teratur (aritmia), dan jantung berdebar-debar (palpitasi)4. Nafsu makan meningkat5. Gugup, cemas, dan mudah tersinggung6. Tremor, biasanya gemetar halus di tangan dan jari berkeringat7. Perubahan pola menstruasi8. Peningkatan kepekaan terhadap panas, perubahan pola buang air besar (terutama buang air besar yang lebih sering)9. Kelenjar tiroid yang membesar (gondok), yang mungkin tampak sebagai pembengkakan di pangkal leher10. Kelelahan, kelemahan otot, sulit tidur, penipisan kulit, rambut rapuh

Sementara itu, berdasar Clevelandclinic di situsnya clevelandclinic.org, beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan hipertiroid, meliputi:

1. Penyakit GravesPada gangguan ini, sistem kekebalan menyerang tiroid, sehingga tiroid menghasilkan banyak hormon tiroid. Penyakit Graves menjadi penyebab paling umum dari hipertiroid, dengan presentasi sekitar 85 persen kasus.

2. Nodul tiroidNodul tiroid adalah benjolan atau pertumbuhan sel di kelenjar tiroid. Mereka dapat menghasilkan lebih banyak hormon dari pada yang dibutuhkan tubuh, dan jarang bersifat kanker.

3. TiroiditisTiroiditis adalah peradangan kelenjar tiroid, yang mungkin menyakitkan atau tidak nyeri. Setelah seseorang mengalami tiroiditis, tiroid mungkin tidak dapat pulih, sehingga akan menyebabkan hipotiroidisme.

4. Berlebihan mengkonsumsi yodiumMengkonsumsi terlalu banyak yodium dapat membuat kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid secara berlebihan atau hipertiroid.

DELFI ANA HARAHAP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.