Scooter VIP: Racing Look Masih Menjadi Tren Modifikasi Vespa 2022

Pendiri Scooter VIP Dennil Sagita mengatakan bahwa tren modifikasi Vespa untuk tahun depan masih akan didominasi oleh racing look atau bergaya balap. Dia juga memperkirakan tren modifikasi Vespa atau skuter pada umumnya akan semakin banyak yang berkolaborasi lintas merek pada tahun depan.

Ia mencontohkan untuk modifikasi Vespa tahun ini dan tahun depan ada sedikit kemajuan dengan berbagai pilihan untuk aksesoris buatan karya anak bangsa yang lebih dominan menguasai pasar.

Menurut dia, kualitasnya tidak kalah dengan produk luar negeri. Beberapa produk lokal itu antara lain velg, rear rack racing, pijakan kaki racing dan bahkan tutup fork dan dasi bagian depan. “Kami pun ada yang mengadopsi aksesoris dari merek dalam negeri,” kata Dennil dalam keterangan resmi yang diterima Tempo, Jumat, 24 Desember 2021.

Meski demikian, Dennil melanjutkan, beberapa pengguna Vespa masih nyaman dengan produk part aftermarket merek luar negeri karena merek luar jauh lebih siap dari segi teknologi, build material, quality finishing maupun research and development-nya. “Ada beberapa bagian penting yang menurut teman-teman komunitas mereka lebih jauh bergengsi dan pede saat riding sunmori jika menggunakan tampilan produk aftermarket yang punya nama,” ujar dia.

Lalu bagaimana dengan produk aftermarket lokal yang juga sudah banyak masuk digunakan pada modern Vespa ini? Dennil mengaku belum mengetahui untuk kualitas dan uji ketahanannya jika dipakai untuk penggunaan jangka waktu yang lama. Dia menyebut tidak masalah jika memang nyaman saat dipakai dan workshop yang mengerjakan juga memiliki pengalaman produksi yang baik.

“Karena budget modifikasi masing-masing tiap orang berbeda-beda, namun akan masalah jika subtitusi part yang digunakan belum tentu presisi atau malah jadinya merusak saat baru dipakai. Konsumen yang akan rugi,” ujar Dennil yang memulai bisnis Scooter VIP dari rumahan ini.

Dennil menambahkan bahwa tidak semua part aftermarket bisa diproduksi di dalam negeri karena tinng sudah dikembangkan di luar negeri, terutama di Eropa dalam hal keselamatan pengendaranya,” tutur dia.

Dennil melalui Scooter VIP mengklaim selalu meng-kampanyekan melalui kanal youtube dan social media untuk berkendara nyaman dan aman tanpa was was setelah modifikasi. Hal ini dilakukan karena ada beberapa orang yang memodifikasi kendaraannya datang ke bengkel ingin meningkatkan performa setelah dipakai sebentar sudah mengalami masalah seperti susah starter, susah langsam, mesin ngorok lalu pelumas mesin netes.

Hal inilah yang membuat Dennil bersama tim workshop selalu memberikan edukasi kepada konsumen Scooter VIP baik itu secara langsung maupun melalui edukasi pada social media, sehingga konsumen mendapatkan informasi yang baik dan benar jika menggunakan suku cadang aftermarket dengan berbagai pilihan dari lokal hingga produk luar.

“Tahun 2011 pada saat Scooter VIP berjualan di forum Fjb Kaskus yah satu-satunya komunikasi tanya jawab kita cuma melalui forum, belum ada WhatsApp, hanya ada bbm. Social media juga belum serame sekarang penggunanya,” kata Dennil.

Scooter VIP tidak hanya bermain dalam modifikasi Vespa. Bengkel ini juga terjun di arena balap Vespa tahun 2013 sampai 2017. Dennil mengklaim Scooter VIP selalu masuk podium di kelas Smallframe FFA untuk menguji ketahanan produk produk yang dijualnya merupakan salah satu strategi pemasaran yang dilakukannya. Tujuannya, agar konsumen mengetahui kapasitas jika digunakan untuk harian, apakah aman juga jika dipakai turing jarak jauh keluar kota, maupun mobilitas harian penggunaan dalam kota.

Scooter VIP didirikan pada 2011 yang dikenal sebagai workshop modifikasi dan perawatan untuk Vespa modern. Workshop ini berlokasi di Bekasi dan Surabaya. Sejumlah publik figure ternama memodifikasi Vespa kesayangannya di Scooter VIP seperti Andre Taulany, Fathir Muchtar, Awkarin, Gading Marten dan terakhir Atta Halilintar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.