Terkini Bisnis: Rencana Mogok Kerja Serikat Pertamina dan Viral Isi Tangki Penuh

Berita terkini ekonomi dan bisnis sepanjang Kamis siang, 23 Desember 2021, dimulai dari kabar terbaru soal rencana mogok kerja serikat pekerja Pertamina hingga viral soal isi penuh tangki.

Adapula berita tentang Satgas BLBI tidak menutup kemungkinan pidanakan obligor BLBI dan soal minat masyarakat untuk bepergian pada masa libur Natal dan tahun baru lebih rendah ketimbang Lebaran lalu.

Berikut empat berita terkini ekonomi dan bisnis sepanjang siang ini:

1. Kabar Terbaru Soal Mogok Kerja, Serikat Pekerja Pertamina Duduk Bareng Manajemen

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menyampaikan kabar terbaru dari rencana mogok kerja yang bakal mereka lakukan di akhir tahun ini. Serikat menyebut sudah ada pertemuan dengan manajemen PT Pertamina (Persero) untuk membicarakan masalah di balik mogok kerja ini.

“Pertemuan diinisiasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan,” kata Kepala Bidang Media FSPPB Kapten Marcellus Hakeng Jayawibawa saat dihubungi, Kamis, 23 Desember 2021.

Pertemuan berlangsung pada Rabu kemarin atau dua hari setelah serikat menyampaikan surat pemberitahuan mogok kerja kepada Menteri Ketenegakerjaan Ida Fauziyah. Hakeng menyebut pertemuan digelar di Kantor Kemnaker di Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, kata dia, hadir Direktur Kelembagaan dan Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial Kemenaker Heru Widianto dan juga Direktur Sumber Daya Manusia Pertamina M. Erry Sugiharto.

Hakeng mengapresiasi langkah Kemnaker yang langsung merespons surat pemberitahuan mogok kerja yang mereka kirimkan pada 20 Desember. Akan tetapi, ia menilai pertemuan ini sebenarnya belum sesuai dengan harapan serikat pekerja.

Baca berita selengkapnya di sini.

1234 Selanjutnya

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengatakan Satgas BLBI akan terus melakukan upaya berkelanjutan untuk memastikan pengembalian hak tagih negara. Hal itu dilakukan melalui serangkaian upaya hukum, seperti pemblokiran, penyitaan dan penjualan aset-aset debitur atau obligor yang selama ini telah menikmati dana BLBI.

“Bahkan akan disertai sanksi-sanksi administratif dan keperdataan pada saatnya nanti kalau sudah sampai pada tahapan tertentu bahkan juga tidak tertutup kemungkinan pidana kalau terjadi penggelapan, pemalsuan, dan pengalihan terhadap barang-barang yang sudah diserahkan kepada negara,” kata Mahfud Md dalam konferensi pers virtual, Kamis, 23 Desember 2021.

Adapun pada tahap pertama pemanggilan dan penagihan kepada obligor dan debitur prioritas, Satgas BLBI berhasil membukukan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kas negara sejumlah Rp 313.945.930.844.

“Sedangkan, dalam bentuk penguasaan fisik aset baik aset properti eks BLBI maupun penyerahan barang jaminan dari obligor/debitur, aset yang berhasil dikuasai oleh Satgas seluas 8.329.412,346 m2,” kata dia.

Dia mengatakan guna menunjang tugas dan fungsi pemerintahan, Satgas telah berhasil melakukan Penetapan Status Penggunaan (PSP) dan hibah atas aset-aset eks BLBI kepada delapan Kementerian dan Lembaga serta Pemerintah Kota Bogor dengan total luas 443.970 m2 dan nilai Rp 1.149.894.359.449.

Baca berita selengkapnya di sini.

Sebelumnya 1234 Selanjutnya

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Jalan dan Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Eddy Gunawan mengatakan minat masyarakat untuk bepergian pada masa libur Natal dan tahun baru lebih rendah ketimbang Lebaran lalu. Penurunan ini didorong kondisi cuaca yang tak menentu hingga pandemi yang masih berkepanjangan.

“Banyak faktor yang menyebabkan minat turun, yaitu karena cuaca ekstrem sampai kepercayaan diri masyarakat bahwa lebih baik tidak melakukan pergerakan. Banyak juga sekolah yang diubah aktivitasnya sehingga terjadi penundaan perjalanan,” ujar Eddy dalam diskusi daring bersama Masyarakat Transportasi Indonesia, Kamis, 23 Desember 2021.

Berdasarkan survei Kemenhub, sebanyak 7 persen masyarakat di seluruh Indonesia berpotensi melakukan perjalanan pada akhir tahun. Angka itu setara dengan 11 juta orang.

Sedangkan masyarakat yang keluar dari Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, dan Tangerang menuju provinsi lain diperkirakan mencapai 2,8 juta orang. Sementara itu survei Kementerian Perhubungan pada Mei 2021 menunjukkan minat masyarakat untuk bepergian mencapai 18 juta saat libur Lebaran.

Eddy mengatakan untuk mengantisipasi melonjaknya Covid-19 setelah libur panjang, Kementerian Perhubungan telah menyusun risiko mitigasi. Salah satunya memperketat pengawasan di titik-titik simpul angkutan umum, seperti terminal sampai pelabuhan penyeberangan.

Baca berita selengkapnya di sini.

Sebelumnya 1234 Selanjutnya

PT Pertamina (Persero) angkat bicara soal viral pesan beredar yang berisi seruan ke masyarakat agar mengisi penuh tangki bensin mulai Rabu pekan depan, 29 Desember 2021 hingga 7 Januari 2022.

Pesan yang beredar luas di media sosial dan grup percakapan itu sebagai bentuk antisipasi ancaman mogok kerja pekerja perusahaan migas pelat merah itu yang akan dilakukan selama 10 hari.

“Kami tegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoax, tidak benar dan menyesatkan,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman dalam keterangan tertulis Kamis, 23 Desember 2021.

Pertamina pun berharap masyarakat tidak melakukan panic buying. “Karena kami yakin seluruh pekerja Pertamina tetap mengedepankan kepentingan umum dan dapat bersama-sama menjaga kondusivitas dan kelancaran operasional,” katanya.

Lebih jauh, kata Fajriyah, Pertamina mengimbau masyarakat tetap tenang dan menggunakan bahan bakar minyak dan elpiji sesuai kebutuhan. Masyarakat diimbau tidak membeli bahan bakar secara berlebihan, karena pasokan energi tersedia aman dan mencukupi.

Baca berita selengkapnya di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.